Desa Ringo Lojok Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak
Sejarah Desa
Desa Ringo Lojok awalnya Bernama Ringo, nama Ringo berasal dari nama kayu berukuran sangat besar, ukuran besarnya -+ 9 Meter, Tingginya -+ 40 meter yang tumbuh di Tanah bernama SO’EK diwilayah pemukiman penduduk, pada tahun 1976 Kayu tersebut di tebang oleh Sdr. JONGNAM dan Sdr. BASIR (orang Timpakng) menggunakan Chain Saw, hasil dari Kayu RINGO tersebut di gunakan untuk Pembangunan INPRES merupakan Sekolah Dasar Pertama yang masuk di Ringo (yang sekarang menjadi SD Negeri 02 Ringo), INPRES di bangun oleh Sdr. ALONG yang merupakan penduduk asli Ringo, Kepala Sekolah INPRES yang pertama pada Tahun 1974 bernama MIJAN yang berasal dari Pahauman. Pada Tahun 1982 nama Ringo berubah menjadi Ringo Lojok dan di gunakan sampai sekarang. Tahun 1982 s/d 1992 Sebelum di bentuknya Desa, Ringo Lojok merupakan salah satu kampung dari 8 kampung, masing-masing kampung memiliki kepala yang di sebut Kapala Kampong, yaitu :
- Ringo Lojok - ANGKOI
- Ringo Timawakng - ATAI
- Peluntan – A'EM I'BU
- Segonjeng - AMAN
- Nangka - NANANG
- Sebakit - RIBIS
- Berinang - SUT?
- Kelapaan - ALEN
Tahun 1992 pertama kali Pemilihan Kepala Desa di laksanakan di Desa Ringo Lojok dan 8 kampung tersebut di satukan masuk di wilayah Desa Ringo Lojok. Ringo Lojok adalah salah satu Desa dari Tujuh Desa yang ada di wilayah Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak. Memiliki Sepuluh Dusun yang meliputi: 1. Dusun Ringo Lojok, 2. Dusun Ringo Tengah, 3. Dusun Ringo Tembawang, 4. Dusun Peluntan, 5. Dusun Segonjeng, 6. Dusun Nangka, 7. Dusun Sebakit, 8. Dusun Berinang, 9. Dusun Lesung, 10. Dusun Kelapaan. Luas wilayah Desa Ringo Lojok Kurang Lebih 62,60 km2 yang sebagian masih merupakan Hutan Lindung.
Berikan interaksi untuk informasi ini